Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » KPU Surabaya Sosialisasi ke Penghuni Liponsos Keputih Jelang Pemilu 2024

KPU Surabaya Sosialisasi ke Penghuni Liponsos Keputih Jelang Pemilu 2024

2 min read

SURABAYA, Mediasuarapublik – Menjelang Pemilu 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar sosialisasi kepada penghuni di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih. Kegiatan itu dilakukan untuk mempersiapkan dan meningkatkan partisipasi pemilih, khususnya kepada para penghuni Liponsos Keputih penyandang distabilitas mental.

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Surabaya Naafilah Astri Swarist menyebutkan, ada beberapa materi yang disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Secara umum, materi itu berkaitan dengan teknis pelaksanaan Pemilu 2024.

”Jadi tadi yang saya paparkan, tentang jumlah peserta pemilu dari partai politik, dari pasangan calon presiden dan wakil presiden maupun jumlah DPD di Jawa Timur. Termasuk bagaimana mencoblos supaya nanti sah,” kata Naafilah Astri.

KPU Surabaya memastikan akan memberikan pelayanan sama dengan masyarakat umum kepada para penghuni Liponsos Keputih. Sebab, Pemilu 2024 bersifat inklusif. Artinya, melibatkan semua pihak yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Menurut Naafilah Astri Swarist, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Liponsos Keputih Surabaya didominasi disabilitas intelektual dan mental. Dibutuhkan petugas khusus dari kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk mendampingi mereka. Pihaknya berharap petugas KPPS di Liponsos Keputih berasal dari para pekerja setempat.

”Dari petugas yang memang bekerja di sini harapan kami. Sehingga, nanti pelayanan maksimal. Karena yang paham untuk penanganan terhadap pemilih di Liponsos berbeda dengan TPS lain,” sebut Naafilah Astri Swarist.

Naafilah menjelaskan, terdapat dua jenis TPS yang disiapkan di Liponsos Keputih Surabaya. TPS Reguler dan TPS Lokasi Khusus (Loksus).

”DPT Liponsos kalau untuk TPS reguler, sekitar 290-an, karena paling banyak kan 300 pemilih (DPT) per TPS. Sedangkan untuk TPS Loksus sekitar 219,” papar Naafilah Astri Swarist.

Naafilah menyatakan, tidak ada kendala dalam sosialisasi yang digelar KPU kepada penghuni Liponsos Keputih. Para penghuni tersebut paham akan informasi yang disampaikan terhadap teknis pelaksanaan Pemilu 2024.

”Secara umum sebenarnya mereka paham informasi yang saya berikan terkait dengan tanggal, jam pemilihan, jenis surat suara, jumlahnya. Sejauh ini mereka paham dan tanggap terhadap informasi yang diberikan,” ungkap Naafilah Astri Swarist.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajrihatin menjelaskan, jumlah penghuni yang masuk DPT TPS khusus Liponsos Keputih sebanyak 203 orang. TPS khusus disiapkan bagi para penghuni ber-KTP Surabaya yang saat ini tinggal di Liponsos.

Sedangkan untuk TPS reguler, Anna menambahkan, jumlah DPT yang masuk sebanyak 246 orang. Dari jumlah tersebut, terdiri atas disabilitas mental sebanyak 235 orang dan gelandangan 11 orang.

”Kalau TPS reguler adalah orang yang waktu itu tidak punya identitas, pada 2022 direkam atas petunjuk dari Dirjen Kemendagri akhirnya diberikan KTP ada 246 orang. Nah, mereka otomatis orang yang ber-KTP alamat di Liponsos, Jalan Keputih Tegal No 32 Surabaya,” ujar Anna.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Liponsos Keputih Surabaya Imam Muhaji menambahkan, jumlah DPT di TPS khusus maupun reguler Liponsos Keputih, bersifat dinamis atau bisa berubah.

”Karena bisa saja saat kita data sekarang kondisinya bagus, habis itu ketemu keluarga, dokter jiwanya (bilang) sudah bagus dipulangkan. Atau ada masuk lagi, sudah bagus di luar, ternyata tidak minum obat, ngamuk-ngamuk lagi, coba kita bantu, masuk (Liponsos) lagi,” tutur Imam Muhaji. [MED]