Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Momen Lebaran Haji, IHK Kota Alami Penurunan

Momen Lebaran Haji, IHK Kota Alami Penurunan

2 min read

KEDIRI KOTA, Mediasuarapublik – Memasuki momentum Hari Raya Idhul Adha kemaren, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Kediri pada Bulan Juni 2023 cenderung mengalami penurunan apabila dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri pada Juni 2023, tercatat tingkat inflasi bulanan Kota Kediri sebesar 0,17 persen. Sebelumnya diketahui inflasi Kota Kediri pada Bulan Mei sebesar 0,32 persen.

“Di bulan ini inflasi Kota Kediri mengalami penurunan dibandingkan bulan kemarin,” jelas Pardjan, Kepala BPS Kota Kediri dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/07).

Ia menjelaskan terdapat sepuluh komoditas utama penyumbang inflasi di Kota Kediri, antara lain: daging ayam ras mengalami inflasi sebesar 0,069 persen; cabai rawit inflasi sebesar 0,041 persen; bawang merah inflasi sebesar 0,029 persen; the siap saji inflasi sebesar 0,023 persen; bawang putih inflasi 0,022 persen; telur ayam ras inflasi sebesar 0,021 persen; kopi siap saji inflasi 0,016 persen; terong inflasi sebesar 0,011 persen; kacang panjang inflasi sebesar 0,010 persen; dan teh inflasi sebesar 0,008 persen.

Di samping sebagai pendorong inflasi, terdapat pula sepuluh komoditas utama penghambat inflasi, antara lain: bensin mengalami deflasi sebesar -0,048 persen; emas perhiasan deflasi sebesar -0,027 persen; beras deflasi sebesar -0,020 persen; tomat deflasi sebesar -0,005 persen; bayam deflasi sebesar -0,004 persen; gambas deflasi sebesar -0,004 persen; kentang deflasi sebesar -0,004 persen; kembang kol deflasi sebesar -0,003 persen; ikan nila deflasi sebesar -0,002 persen; serta kangkung deflasi sebesar -0,002 persen.

Dirinya juga menyebutkan terdapat beberapa hal yang patut diwaspadai di bulan Juli, antara lain: berbagai komoditi pangan yang mudah bergejolak serta memasuki tahun ajaran baru yang berpotensi menyebabkan inflasi pada bidang pendidikan.

“Seperti telur ayam, cabai rawit, bawang merah, bawang putih ketika komoditi tersebut bisa tersedia dengan cukup maka harga dapat dikendalikan. Ada juga beras yang nilai diagramnya cukup tinggi makanya kalau bergejolak akan menyebabkan inflasi, jadi beras juga perlu mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, Tetuko Erwin Sukarno, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pemkot Kediri selaku Sekretaris TPID menyampaikan bahwa inflasi bulan Juni  didominasi oleh komoditas bahan makanan terutama bahan bumbu masakan seperti cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih, hal ini wajar terjadi setiap mendekati perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Adha.

“Angka inflasinya juga masih dalam rentang yang cukup normal” tambahnya.

Erwin menjelaskan bahwa TPID bersama Satgas Pangan telah melaksanakan sidak ke beberapa distributor bahan pangan dan pasar tradisional menjelang Idul Adha kemarin, dan hasilnya stok untuk bahan pangan cukup tersedia di pasaran, hanya saja beberapa produk bahan makanan hasil pertanian memang mengalami kenaikan harga karena meningkatnya permintaan secara regional. “Semoga setelah perayaan hari besar keagamaan ini harga-harga komoditas akan kembali normal,” tutupnya. [AM/Red]