18 Juni 2026

Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Mayat Wanita Dalam Karung di Kediri

Mayat Wanita Dalam Karung di Kediri

3 min read

KEDIRI, Mediasuarapublik – Identitas Mayat perempuan yang ditemukan di area persawahan Dusun Kunir, Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu akhirnya terungkap. Korban diketahui berinisial DLQ.

Ipung, Salah Seorang Perangkat Desa menjelaskan, jika korban tersebut baru lulus SMA berusia 20 tahun, anak pasangan Suprapto dan Sulastri, warga Dusun Pagak, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih.

Dibenarkan Ipung, bahwa mayat ditemukan terbungkus karung plastik warna putih merupakan warganya. Selanjutnya ibu korban dan Mariono yang merupakan kakek korban dimintai keterangan di Mapolsek Ngadiluwih. “Sebentar mas, saya ke Polsek Ngadiluwih dulu. Ada kabar Mbah Mariono semaput (pingsan, red),” ucap Ipung saat ditemui di rumah duka, Sabtu (08/07/2023).

Dari informasi yang didapat Ipung, sebelum kejadian sejumlah tetangga melihat ayah korban tiba ke rumahnya. Sementara ibu korban dikatakan sedang berada di rumah mertuanya di berada di Desa Sambi Kecamatan Ringinrejo. “Ada tetangga lihat, ayah e datang terus masuk rumah. Sementara ibuknya saat itu berada di rumah mertuanya di barat Pasar Sambi,” jelasnya.

Beberapa tetangga membenarkan bahwa hubungan orang tua korban memang tidak baik. Dibsetukan jika Suprapto sering tidak berada di rumah, pekerjaannya serabutan.

“Saya tidak tahu kerjanya, sopir atau kernet, tapi jarang ada di rumah. Karena Desi tidak pulang selama dua hari, lalu ibunya tanya ke suaminya lewat WA. Diberi jawaban jika korban sekarang sudah bekerja dan tidak usah dicari,” ucap salah satu tetangga korban.

Lalu ada pula tetangga menyebutkan jika Suprapto jarang menafkahi keluarganya dan kerap tidak pulang. Lalu siapakah orang yang tega menghabisi nyawa Desi dengan keji? Para tetangga maupun perangkat desa memilih bungkam dan tidak berani berkomentar.

Sementara itu, pihak Polres Kediri melalui Kasat Reskrim AKP Rizkika Atmadha Putra menjelaskan jika saat ditemukan wajah korban keadaan keadaan rusak, ditemukan ikatan dan luka di sejumlah tubuh.

“Berinisial DLQ (20), warga Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih,” ujar AKP Rizkika melalui pesan singkatnya pada, Sabtu (8/7/2023).

Rizkika menegaskan kondisi jenazah korban di dalam karung warna putih tersebut masih utuh atau tidak termutilasi. Posisinya meringkuk dengan tangan terikat.

“Kondisinya terikat. Bukan mutilasi,” lanjutnya.

Polisi hingga saat ini masih menyelidiki mengenai dugaan pembunuhan dan pelakunya.

“Masih lidik,” katanya.

Hasil Autopsi

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra menyebut terdapat fakta baru berdasarkan hasil otopsi terhadap korban DLQ. Ditemukan bahwa korban belum benar-benar tidak bernyawa ketika dibuang di selatan Arca Totok Kerot tersebut.

“Ada luka pada bagian kepala akibat benturan yang diduga terjadi saat korban dibuang di saluran irigasi sawah tersebut,” ujarnya.

Namun demikian, kematian korban penyebabnya bukan karena hal tersebut melainkan dipastikan akibat lemas ketika terendam air.

“Korban belum kehilangan nyawa saat dibungkus dalam karung dan dibuang di saluran irigasi. Tapi masih bernyawa,” jelasnya, Minggu (9/7/2023).

Lebih lanjut AKP Rizkika mengungkapkan, mayat yang terbungkus di dalam karung tersebut kondisinya masih lengkap atau utuh seperti pakaiannya dan tidak ada yang dimutilasi.

“Mayat itu keadaannya juga meringkuk dengan tangan dan kaki terikat,” ungkapnya.

Sebelumnya, mayat dalam karung tersebut ditemukan di area persawahan Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (8/7/2023) pagi.

Mayat dalam karung sempat dikira sampah oleh seorang petani warga setempat dan sempat dipindahkan karena menyumbat saluran irigasi. Saat ditemukan, kondisi mayat dalam karung mengenaskan. Bagian kepalanya telah mengalami pembusukan dan wajahnya rusak akibat terkena air. [Yud/Red]