Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Pembacokan di Bangkalan Sebabkan 1 Orang Tewas dan 2 Orang Kritis, Begini Kronologinya

Pembacokan di Bangkalan Sebabkan 1 Orang Tewas dan 2 Orang Kritis, Begini Kronologinya

2 min read

BANGKALAN, Mediasuarapublik – Sebuah vidio yang berisikan peristiwa mengerikan terjadi di jalan raya Halim Perdana Kusuma Kabupaten Bangkalan pada, Kamis (06/04).

Dalam vidio tersebut, menunjukkan tiga orang menjadi korban pembacokan. Akibatnya, para korban mengalami luka serius di bagian tubuhnya akibat sabetan senjata tajam berupa clurit. Korban ternyata bukan dua orang, namun terdapat tiga orang, satu diantaranya meninggal dunia di tempat kejadian Perkara (TKP).

Kronologi berawal dari seorang mantan Kepala Desa Bator Imin (incumben) sekaligus bakal calon kades (Cakades) beserta rombongan yang menggunakan tiga unit mobil mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan Madura guna menghadiri pemanggilan.

“Setelah rombongan tiba di Kantor DPMD, terdapat sejumlah orang yang diduga pendukung bakal calon Kades Bator inisial FR (penantang calon kades incumbent) memepetkan kendaraan kepada rombongan IM. Merasa tidak aman, rombongan IM meminta pengamanan ke petugas kepolisian Bangkalan,” kata AKP Bangkit Dananjaya melalui data rilisnya, Kamis (6/4).

Sementara rombongan yang lain (pendukung Cakades Imin) AN, M Mayis Abdullah dan Amil menggunakan dua unit mobil terpisah menunggu di dalam kendaraan yang terparkir di halaman kantor DPMD Bangkalan. 

“Pukul 12.30 WIB rombongan Bapak Imin dari Polres Bangkalan kembali ke Kantor DPMD dengan pengawalan Polres Bangkalan. Pukul 13.30 WIB korban M Mayis Abdullah dan saudaranya Amil diserang, dianiaya oleh sekolompok orang yang tidak dikenal. Akibatnya serangan dengan senjata tajam tersebut membuat AN dan Amil mengalami luka serius di bagian tubuhya,” tuturnya.

Kedua korban kata Bangkit, kemudian dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Bangkalan guna dilakukan penanganan secara medis.

“Sementara Mayis Abdullah (52), warga Desa Bulung, Kecamatan Klampis, Bangkalan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat sabetan senjata tajam,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, petugas kepolisian Bangkalan berupaya melakukan pengamanan dengan memberikan garis polisi, di lokasi kejadian jalan Halim Perdana Kusuma Bangkalan. Selain itu, petugas membawa sejumlah orang yang diduga terlibat kasus pembacokan dan mengamankan senjata tajam jenis clurit.

Berdasarkan informasi yang beredar, kasus dilatarbelakangi masalah seorang calon Kepala Desa (Cakades) di Desa Bator, Kecamatan Klampis, Bangkalan, diduga tak lolos verifikasi tahapan Pilkades, hingga kemudian melebar menjadi konflik berdarah antar pendukung calon Kades. [Yar/E]