Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Lestarikan Tradisi, Masyarakat Desa Kajeksan Laksanakan Ruwah Desa

Lestarikan Tradisi, Masyarakat Desa Kajeksan Laksanakan Ruwah Desa

2 min read

SIDOARJO, Mediasuarapublik – Masyarakat Desa Kajeksan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo menggelar tradisi ruwah Desa di desa setempat pada, kamis (16/03).

Sesepuh Desa Kajeksan, KH Abdul Manaf menjelaskan, jika ruwah desa atau bersih desa atau juga yang disebut sedekah bumi merupakan warisan turun temurun masyarakat desa yang masih melekat sampai saat ini.

“Pelaksanaan ruwah desa yang dilaksanakan setiap bulan Sya’ ban ini memang sudah menjadi kearifan lokal di kalangan masyarakat Desa Kajeksan,” jelas Kyai Manaf sapaan akrabnya.

Kyai Manaf juga mengungkapkan, bahwa ruwah desa menurut pemikiran sesepuh kita adalah sebagai upaya mengucap rasa syukur kepada tuhan yang maha Esa atas apa yang sudah di berikan kepada hambanya berupa tanah yang subur, rejeki yg berlimpah dan terhindarnya dari bahaya dan juga bencana yang akan menimpa masyarakat desa.

“Pada acara ruwatan di Godekan Kajeksan ini ada berbagai rangkaian acara tasyakuran. Pada Kamis sore diisi dengan acara Tahlil dan doa bersama berlokasi di Makam sesepuh dusun Godekan. Acara ke dua, yaitu tahlil dan sholawatan bersama di perempatan jalan Dusun Godekan pada malam harinya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kyai Manaf menjelaskan, jika makam yang di tempati untuk ruwah desa  adalah makam  Eyang Suprobo dan Eyang Prateja.

“Kedua orang yang di makamkan di situ adalah  nenek moyang kita yang sudah membuka lahan (babat alas) untuk tempat tinggal  warga pada waktu itu,” Jelas Kyai Manaf.

Kyai Manaf, juga mengungkapkan, “dengan kita berkumpul berdoa bersama sambil mengucap syukur kehadirat Allah  yang telah memberi kita kenikmatan dan berkah yang berlimpah sambil mendoakan almarhum Eyang Suprobo dan Eyang Prateja yang sudah berjasa pada kita hingga sampai adanya dusun Godekan ini semoga dengan sedekah bumi ini kita akan terbebas dari Malapetaka dan bencana dan Allah akan memberi kita kedamaian, tanah yang subur serta rejeki yg berlimpah Insyaallah,” katanya.

Tak hanya itu, Kyai Manaf juga mengatakan, pada momen kali ini masyarakat sudah terbiasa dengan melaksanakan kegiatan di bulan Sya’ ban ini dengan suka cita.

“Semua warga desa berbondong bondong dengan membawa sedekah, ada yang bawa nasi tumpeng ada yang bawa buah-buahan ada juga yang bawa hasil bumi dan lain lain. Dengan iklas dan kesadaran sendiri  ” kata Kyai Manaf.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Desa Kajeksan, Ir Slamet Wibisono, seluruh tokoh masyarakat, Sesepuh dan juga anggota Lembaga desa dan juga dimeriahkan dengan Hadrah oleh pemuda desa Kajeksan. [SKR/Yar]