Gudang Garam Akan Bangun Jalan Tol Kediri – Tulungagung
2 min read
KEDIRI, Mediasuarapublik – Produsen rokok, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) kini sedang menjajaki investasi di bidang jalan tol. Berdasarkan informasi yang didapat, Gudang Garam bakal membangun Jalan Tol Kediri-Tulungagung dengan nilai investasi Rp 10,25 triliun pada tahun ini.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Tulungagung, Selasa (24/01/2023), pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung direncanakan segera dimulai pada awal 2023 ini dan ditargetkan selesai pada 2024.
Sementara itu, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan, Gudang Garam resmi dinyatakan lulus untuk mengikuti pelelangan pengusahaan Jalan Tol Kediri-Tulungagung.
Merujuk laman Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI), Jalan Tol Kediri – Tulungagung terletak di wilayah administrasi Provinsi Jawa Timur yang menghubungkan Kota Kediri dan Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Tulungagung.
Proyek Jalan Tol Kediri – Tulungagung merupakan proyek KPBU atas prakarsa dari PT Gudang Garam. Proyek ini tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo – Tengger – Semeru, serta kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.
Adapun, lingkup proyek yakni melakukan pendanaan pembebasan tanah, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian, dan pemeliharaan untuk keseluruhan ruas jalan.
Sebelumnya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyetor modal kepada anak usaha yang bergerak di sektor konstruksi. Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 10 Januari 2023, PT Gudang Garam Tbk menyuntik modal PT Surya Kerta Agung pada 9 Januari 2023. Perseroan menyuntik modal kepada anak usaha dengan mengambil bagian dari saham yang diterbitkan sebesar 7 juta saham dengan nilai Rp 7 triliun.
Perseroan bersama PT Suryaduta Investama mendirikan anak usaha bernama PT Surya Kerta Agung yang berkedudukan di Kediri pada 26 Juli 2019.
PT Surya Kerta Agung bergerak dalam bidang pembangunan, peningkatan, pemeliharaan, perbaikan jalan, jalan raya, dan jalan tol. Kemudian jembatan, jalan laying, termasuk kegiatan pembangunan, peningkatan, pemeliharaan penunjang, pelengkap dan perlengkapan jalan, jembatan dan jalan layang.
Perseroan memiliki saham sebanyak 99,99 persen di PT SKA dan PT Suryaduta Investama memiliki satu saham.
Prospek Saham Gudang Garam di Tengah Sentimen Rencana Pembangunan Tol
Analis mengungkapkan, saat ini kinerja Gudang Garam berpotensi tertekan. Hal itu disebabkan oleh kenaikan cukai, mengingat 90 persen penjualan Gudang Garam berasal dari jenis sigaret krerek mesin (SKM).
Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei mengatakan, untuk Gudang Garam saat ini kinerjanya masih berpotensi tertekan karena kenaikan cukai, mengingat 90 persen penjualan GGRM dari jenis SKM.
Di sisi lain, untuk pembangunan jalan tol mungkin merupakan strategi diversifikasi bisnis yang dilakukan yang akan mulai dibangun pertengahan tahun ini.
Dengan demikian, pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung berpotensi memberikan pendapatan yang bisa menopang kinerja Gudang Garam di masa mendatang.
“Melihat lokasi yang strategis dan potensi arus lalu lintas yang meningkat pada ruas tol Kediri-Tulungagung, tentu dapat menjadi pendapatan yang bisa menopang kinerja GGRM di masa depan,” kata Jono, ditulis Selasa (24/1/2023).
Pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung sendiri direncanakan segera dimulai pada awal 2023 mendatang dan ditargetkan selesai pada 2024.
Sementara itu, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan, Gudang Garam resmi dinyatakan lulus untuk mengikuti pelelangan pengusahaan Jalan Tol Kediri-Tulungagung. [AM/Yud]
