Catatan DKPP: Jumlah Produksi Padi Alami Penurunan
2 min read
KEDIRI KOTA, Mediasuarapublik – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri mencatat terjadi penurunan produksi padi di Kota Kediri pada 2022. Hal tersebut, disebabkan banyak petani yang lebih memilih menanam komoditas selain padi.
Berdasarkan data yang didapat, pada 2021 jumlah produksi padi di Kota Kediri jumlahnya sebesar 13.082 ton dengan luas panen sebesar 1.729 hektar. Sedangkan, pada 2022 produksi padi berada di angka 10.339 ton dari luas lahan 1.421 hektare.
“Membandingkan data produksi padi, secara persentase jumlah produksi padi tahun ini berkurang sekitar 20 persen dari produksi tahun lalu. Seiring dengan luas panen yang berkurang sebesar 308 hektare,” jelas Kepala DKPP Kota Kediri Mohammad Ridwan kepada wartawan di Kediri, Kamis (19/01).
“Sementara untuk tanaman jagung produksinya ada peningkatan, seiring dengan luas panen yang meningkat juga,” tambahnya.
Dia mengungkapkan, jika jumlah produksi jagung di 2022 sebesar 11.322 ton dengan luas panen 1.373 hektare.
“Pada tahun 2021 lalu, produksi jagung sebanyak 8.813 ton dengan luas panen 1.100 hektar. Jumlah ini meningkat sekitar 28 persen dari jumlah produksi jagung tahun lalu,” kata Ridwan.
Melihat data produksi komoditas ini, tampak ada sejumlah petani lebih memilih menanam jagung ketimbang padi.
Meski demikian, petani juga tidak bisa terus-terusan menanam padi untuk mengolah tanahnya, sehingga perlu menanam tanaman selingan seperti kedelai.
“Komoditas jagung memiliki harga yang lebih baik, ini juga yang menjadi faktor para petani beralih,” ujarnya.
Menurutnya, pasang surut produksi tanaman padi menjadi suatu yang tidak terhindarkan akibat sejumlah faktor yang terjadi.
Meski demikian, yang patut dijaga adalah potensi luas lahan panen, sehingga tidak semakin sedikit di tahun berikutnya.
Lebih lanjut, faktor cuaca juga masih menjadi perhatian dalam menjaga produksi hasil pertanian.
“Saya kira para petani memiliki cara mempertahankan hasil padinya di tengah cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya. [AM/Yud]
