15 PPK Kota Kediri Dilantik dan Diambil Sumpahnya
2 min read
KEDIRI KOTA, Mediasuarapublik – 15 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)Kota Kediri dilantik dan diambil sumpahnya oleh KPU kota Kediri di Hotel Lotus, jalan Jaksa Agung Suprapto pada, Rabu (04/01/2023).

Ketua KPU Kota Kediri, Rini Pahlupi mengatakan, jika 15 PPK tersebut berasal dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Mojoroto, Kecamtan Kota dan Kecamatan Pesantren, masing-masing Kecamatan ada 5 PPK.
“PPK yang dilantik akan bertugas membantu KPU Kota Kediri dalam rangka penyelenggaraan Pemilu untuk DPR, DPD, Pilpres, DPRD Provinsi dan DPRD Kota atau Kabupaten di wilayah Kecamatan masing-masing, ” imbuhnya.
Lebih lanjut, Rini mengungkapkan, jika setelah dilaksanakannya pelantikan akan dilanjutkan dengan orientasi tugas dan pembekalan kepada PPK dan mereka akan berkomunikasi dengan Camat untuk minta rekomendasi pengajuan sekretaris dan staf yang diajukan ke Walikota yang nantinya SK dari Walikota. Mereka juga akan berkoordinasi dengan Muspika.
“Untuk masa tugas dari PPK mulai 4 Januari 2023 sampai 4 April 2024 jadi selama 15 bulan, ” tuturnya.
Ditegaskannya, bahwa untuk pelaksanaan Pilkada 2024, akan dilakukan evaluasi kembali terkait kinerjanya.
“Kalau ok berarti kita lanjutkan kalau tidak, berarti kita akan seleksi terbuka kembali membuka pendaftaran PPK. Sedangkan, Pilkada nanti akan dilaksanakan pada tanggal 27 Nopember 2024,” paparnya.
Untuk PPK, lanjut Rini, sesuai aturan UU nomor 10 tahun 2016 untuk Adhoc tidak ada asuransi. Semisal jika ada PPK mengalami kecelakaan kerja maka akan diberikan santunan.
“Pemberian santunan itu sudah di SK kan oleh KPU RI. Ada santunan kematian, cacat berat, cacat sedang dan sampai ke pemakaman sudah ready anggarannya. Juga termasuk PPS, KPPS, PPDB dan petugas ketertiban di TPS, ” ucap Bundha Rini Pahlupi.
Sementara itu, terkait 15 PPK yang dilantik, tidak ada satu pun keterwakilan dari penyandang disabilitas. Rini menjelaskan, pihaknya sudah berupaya melakukan perekrutan PPK dan PPS secara terbuka dengan menginformasikan kepada media online – massa baik cetak atau website KPU.
“Dan kita lewat WA kordinator disabilitas juga tidak ada yang mendaftar. Jadi sudah kita beri kesempatan dari mereka tidak ada yang mendaftar, ” jelasnya.
Lanjut Rini mengungkapkan, jika sebelumnya PPK yang sudah mendaftar sebanyak 469 orang, kemudian di verifikasi administrasi dan lolos verifikasi 228 orang dan ikut test tulis pihaknya mengambil 49 orang dan setelah disaring lagi ada 15 terpilih yang dilantik hari ini.
“Kami berharap mereka harus menunjukkan kinerjanya sebagai penyelenggara Pemilu di tingkat Kecamatan memiliki integritas dan profesional yang terpenting itu.
Jadi untuk divisinya hendaknya PPK juga menyesuaikan kan ada 5 anggota ya jadi menyesuaikan ya harapannya yang terpenting bisa bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku kemudian berintegritas dan profesional terus yang terpenting juga kita menekankan terkait dengan kedisiplinannya karena terkait dengan disiplin otomatis semuanya akan berjalan sesuai dengan deadline yang ditentukan.
Kalau DPT itu prosesnya nanti di bulan Juni ditetapkan kalau sekarang masih pemutakhiran data pemilih kalau untuk di semester triwulan keempat Tahun 2022 kita jumlah DPT kita hasil pemutakhiran 200.000 272 pemilik pemula. “Untuk visi dan misi KPU karena visinya antara KPU RI provinsi dan kabupaten kota sama, kemudian kalau untuk misinya kita penjabaran dari visi-visi itu dan nanti dilaksanakan mulai dari KPU RI sampai dengan advokat kita”, tutup Ketua KPU Pusporini Endah Pahlupi. [Yud/Yar]
