Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Puluhan Lapak PKL Dibongkar dalam Proyek Pelebaran Jalan Manyar Gresik

Puluhan Lapak PKL Dibongkar dalam Proyek Pelebaran Jalan Manyar Gresik

2 min read

GRESIK, Mediasuarapublik – Pelebaran di jalan Manyar Kabupaten Gresik terus dikebut. Dalam proyek pelebaran jalan tersebut, 35 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan itu dibongkar dengan alat berat.

Pembongkaran lapak PKL itu mengerahkan dua alat berat yang dioperasikan di tempat yang berbeda. Satu di sisi Tugu Manyar hingga Klinik Kesehatan Mabbarot Hasyimiyan MWC NU, sedangkan satunya di pakai untuk meratakan lapak sekitar sekolah Yasmu.

Sebanyak 35 lapak yang berada di pinggir Jalan Raya Manyar Gresik, dibongkar dengan menggunakan alat berat. Pembongkaran ini dilakukan untuk pelebaran jalan. Kurang dari satu jam bangunan lapak tersebut rata dengan tanah.

Pembongkaran lapak itu dikawal ketat aparat gabungan dari TNI, Polri, Dinas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. Kurang dari satu jam, seluruh lapak sudah rata.

Camat Manyar, Zainul Arifin menuturkan, kelanjutan pembongkaran lapak ini berjalan kondusif. Sebelum dibongkar, pemilik lapak dengan sukarela membersihkan barang dagangannya.

“Ini kelanjutan tahap kedua, di mana ada 35 lapak milik warga yang setuju direlokasi di tempat yang telah disepakati,” tuturnya, Senin (7/11/2022).

Zainul menyatakan pihaknya terus mengebut pembangunan lapak baru untuk PKL. Ada 26 dari 68 stand dibangun sudah siap ditempati.

“Selain dipindah di tempat yang baru, para pedagang yang terkena relokasi mendapat bantuan Rp2 juta. Sedangkan pedagang yang memilih mencari tempat jualan sendiri diberi bantuan Rp7,5 juta,” ujarnya.

Zainul menambahkan, pembongkaran ini untuk mendukung pelebaran Jalan Raya Pantura Manyar sepanjang 1,3 kilometer. Jalan itu nantinya akan dibuat empat lajur.

“Tahap pertama, ada sebanyak 22 lapak telah dibongkar. Pada tahap kedua, sebanyak 35 lapak. Sementara tahap ketiga akan dibongkar dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Asisten I Setda Gresik, Suyono menyatakan, pelaksanaan pembongkaran berjalan aman dan kondusif. Prosesnya berjalan tanpa hambatan.

“Ini demi kepentingan masyarakat dan mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi,” pungkasnya. (Sg)

Baca Berita Terlengkap Lainnya di Google News