Kondisi Bangunan SMA N 2 Sungai Lilin Makin Parah, Diharapkan Pemerintah Cepat Tanggap
3 min read
SEKAYU (SUMSEL), Mediasuarapublik – Keberadaan bangunan gedung SMA Negeri Sungai Lilin kondisinya kini semakin parah, longsoran tanah sangat mengkhawatirkan atau berdampak terhadap ruang Laboratorium yang nyaris dapat merobohkan ruangan tersebut.

Semakin sering turunnya hujan di awal-awal bulan ini, mengakibatkan longsoran tanah semakin meluas bahkan, pondasi bangunan ruang Laboratorium sudah terkikis dan mungkin hal yang tidak kita inginkan bisa saja terjadi seperti merobohkan ruang Laboratorium dan toilet yang ada di sekolah SMA tersebut.
Dari hasil investigasi yang di lakukan di lapangan kondisi sekolah tersebut sangat parah, hal tersebut merupakan dari dampak dari labilnya kontur tanah yang berpasir dan ditambah dengan guyuran air hujan intensitas sedang maupun tinggi akhir-akhir ini menyebabkan longsoran tanah semakin melebar.
Jurnalis pun mencoba menggali aspirasi dan harapan dari pihak Pemdes Berlian Makmur, siswa siswi sekolah tersebut dan warga desa Berlian Makmur, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Pada intinya, mereka meminta kepada Pemerintah untuk segera tanggap mengatasi longsoran tanah di seputar lokasi yang semakin parah.
Pemerintah desa Berlian Makmur melalui Kasi Pemerintahan desa, Mardan mengatakan, agar dampak tanah longsor ini segera diperbaiki oleh Pemerintah supaya tidak semakin meluas.
“Kami selalu pemerintahan desa Berlian Makmur berharap, agar tanah longsor yang ada di salah satu lembaga pendidikan sekolah di desa kami untuk segera diambil tindakan dengan mengatasi longsoran tanah ini, karena kondisi saat ini makin parah dan ditambah akhir akhir bulan ini hujan semakin kuat (intensitas sedang hingga lebat) yang mengakibatkan longsoran terus bertambah,” ujar Mardan, Rabu (09/11/2022).
Menurutnya, bahwa longsoran tanah di lokasi tersebut sudah ditinjau langsung oleh PJ Bupati Muba, Drs H Apriyadi beserta Tim tanggap darurat (BPBD) Kabupaten dan pihak terkait dari Provinsi Sumatera Selatan beberapa minggu yang lalu.
“Sebelumnya Pak PJ Bupati Muba sudah melakukan peninjauan langsung di lokasi Pak,jadi kami minta kepada Pak Bupati untuk menjembatani ke pihak terkait di Provinsi guna menanggulangi bencana tanah longsor di desa kami.besar harapan dari masyarakat dan Pemdes Berlian Makmur agar secepatnya menanggulangi longsoran tanah ini supaya tidak semakin meluas,” harapnya.
“Kepada Wakil kami di Gedung Dewan baik DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten (Muba) untuk merespon apa yang menjadi harapan warga kami dan Pemdes Berlian Makmur, keselamatan anak- anak kami yang sedang menimba ilmu di sekolah ini sangat terancam dengan kondisi longsoran tanah. Ditambah lagi dengan keberadaan tower seluler yang sangat dekat dengan bangunan sekolah,” imbuhnya.
Kini, bibir longsoran tanah dengan pondasi bangunan tower seluler saat ini tinggal berjarak sekitar 4 meteran, tentu hal tersebut menjadi ke kuwatiran, karena kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Untuk itu mohon kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan wakil wakil kami di Parlemen untuk bisa merespon apa yang menjadi harapan warga.dengan segera melakukan penanggulangan mitigasi bencana alam (tanah longsor) ini tutup Mardan Kasi Pemerintahan desa Berlian Makmur.
Hal yang sama disampaikan anak didik sekolah tersebut diantaranya Indra Wibowo, Ira Shella dan Gimanto warga yang berada di area tanah longsor, pada intinya mereka meminta agar kondisi tanah longsor ini segera ditanggulangi agar tidak semakin meluas atau bertambah parah lagi.
“Kami bertiga sangat berharap, kepada pemerintah untuk segera tanggap dengan melakukan penanggulangan mitigasi bencana alam berupa tanah longsor di sekolah dan sekitarnya.saat ini ruang laboratorium dan dua lokal terancam ambruk,agar tidak semakin meluas longsorannya kami minta untuk segera ditanggulangi supaya kami dalam menimba ilmu dan bermukim merasa nyaman serta tidak was-was lagi,” pungkas mereka bertiga. [SRT/Yar]
