Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Tim Dosen UMM Kembangkan Kandang 4.0

Tim Dosen UMM Kembangkan Kandang 4.0

2 min read

BLITAR, Mediasuarapublik – Perkembangan teknologi nyatanya memberikan dampak pada banyak bidang. Salah satunya yakni pada aspek peternakan yang kini terus mengembangkan teknologi dalam proses produksinya.

Seperti yang dilakukan oleh Dosen Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr. Ir. Lailis Syafaah, MT. Dia bersama tim menerapkan model kandang closed house ayam petelur berbasis teknologi 4.0 di PT Jatinom Inda Agri, Blitar.

Untuk diketahui, kegitan tersebut merupakan hasil kolaborasi keduanya yang pendanaannya berasal dari Kemendikbud-Ristek melalui SKIM Kedaireka Matching Fund dengan TA 2022.

Lailis, sapaan akrabnya, menjelaskan, Model kandang ini memang tertutup yang dioperasikan berbasis teknologi terbaru. Dengan begitu, manusia tidak perlu banyak turun tangan dalam menangani ayam. Kelebihannya yakni dapat menjamin kenyamanan dan kesehatan ayam yang ada di kandang. 

“Ketika ayam merasa nyaman dan kesehatan, hal ini akan berefek pada meningkatnya produktivitas ayam. Hal itu tentu akan memberikan keuntungan yang lebih baik bagi peternak,” tuturnya.

Dalam program ini, ada delapan hal yang diupayakan. Pertama yakni alat penghitung telur ayam otomatis sehingga hasilnya lebih akurat. Kemudian ada juga monitoring debit air minum serta bilik bio-security otomatis. Pun dengan otomasi suhu dan kelembaban, sehingga ayam yang ada di kandang tidak kepanasan ataupun kedinginan.

Otomasi feeder poultry farm juga termasuk di dalamnya bersama dengan sistem informasi dan monotioring produktivitas telur ayam. Jadi nanti ada data tentang sejauh mana produktivitas ayam-ayam yang ada di kandang. “Dua yang terakhir yakni model efisiensi sistem produksi telur untuk penentuan kebutuhan pakan ayam peterlur serta sistem pembangkit listrik tenaga surya,” kata Lailis yang juga koordinator tim.

Program ini juga menjadi upaya UMM mengembangkan skill mahasiswa melalui Center of Excellence (CoE). Misalnya saja CoE Unggas yang sudah berdiri sejak 2018 dan mencetak lulusan-lulusan yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri. Pun dengan CoE PLTS yang akan memberikan pemahaman praktek dan teori mengenai tenaga surya untuk dijadikan listrik. Dengan begitu, program ini semakin memberikan manfaat bagi banyak pihak.

Di sisi lain, Manajemen Operasional PT Jatinom Indah Agri, Gunawan Triswanto menilai program ini sangat bermanfaat bagi pihaknya dan mitra. Model ini dirasa dapat memperbaiki dan meningkatkan produksi telur. Menurutnya, penelitian dan pengembangan ini sangat sejalan dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat. [Hms/Yar]