Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Pandangan Umum Dewan Gresik Tentang R-APBD 2023

Pandangan Umum Dewan Gresik Tentang R-APBD 2023

2 min read

GRESIK, Mediasuarapublik – Sektor pendapatan dan belanja menjadi perhatian khusus dari kalangan legislatif Kabupaten Gresik dalam sidang paripurna. Dimana para anggota dari masing-masing Fraksi memberikan pandangan umum (PU) terhadap nota Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2023.

Pengelolaan pendapatan daerah menurut Fraksi Gerindra supaya pemerintah daerah lebih mengoptimalkan lagi pendapatan yang berasal dari pemerintah pusat. Diantaranya, dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU), dan dana transfer yang berkurang. Serta dana insentif daerah (DID) yang semestinya dapat. Namun, pada tahun 2023 diprediksi tidak mendapat.

“Penyebabnya pemerintah daerah kurang serius melakukan lobi-lobi serta pendekatan kepada pemerintah pusat. Sehingga, mengakibatkan berkurangnya pendapatan. Perlu keseriusan dalam mengelola pendapatan asli Daerah (PAD) supaya tidak lagi mengandalkan dana dari pusat,” ujar Dawam selaku juru bicara Fraksi Gerindra, Senin (31/10/2022).

Ia menambahkan, selain pendapatan. Peningkatan infrastruktur khususnya pembangunan jalan. Ini karena masih banyak kondisi jalan yang rusak menimbulkan kesan pembangunan tidak maksimal pada satu titik prioritas. “Soal infrastruktur perlu strategi untuk meningkatan jalan kabupaten,” imbuhnya.

Demikin halnya dengan pandangan umum dari Fraksi PDIP. Fraksi ini mempertanyakan inovasi dari organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil. Terutama dalam menggali potensi pendapatan banyak sekali yang belum maksimal.

“Solusi yang kami tawarkan mempertimbangkan insentif jasa pungut. Mengingat hal berpotensi membuat kecemburuan antar OPD lainnya. Bahkan terkesan biasa saja tidak sesuai dengan Nawa Karsa yaitu Gresik Akas,” ujar Akhmad Kusrianto selaku juru bicara.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua Dewan, Nur Saidah mengatakan, seluruh catatan pandangan umum ini akan dijawab oleh pemerintah pada Rabu (2/11) mendatang. Sebelumnya, pemerintah telah menyampaikan nota keuangan (R-APBD) 2023. Salah satunya mengusulkan anggaran belanja Rp 4,19 triliun pada tahun mendatang.

“Untuk sektor pendapatan dalam R-APBD tahun anggaran 2023, pendapatan daerah Kabupaten Gresik diperkirakan mencapai Rp 3,91 triliun.Besaran anggaran tersebut akan difokuskan untuk menyelesaikan tiga isu strategis sesuai program Nawakarsa. Yakni, peningkatan infrastruktur, penanggulanagan banjir, dan penurunan angka kemiskinan,” katanya.

Sementara itu, Wabup Gresik Aminatun Habibah menyatakan sesuai dengan tema pembangunan yang disepakati bersama legislatif. Mendasarkan pada penguatan SDM yang unggul, berkemajuan, dan berkebudayaan dilandasi akhlakul karimah. “Semua pandangan dari fraksi ini segera kami telaah satu persatu dua hari lagi terkait dengan pendapatan serta pembangunan infrastruktur,” pungkasnya. (SG)