Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Pekan Budaya Daerah, Disdikbud Sidoarjo Gelar Festival Seni

Pekan Budaya Daerah, Disdikbud Sidoarjo Gelar Festival Seni

2 min read

SIDOARJO, Mediasuarapublik – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menggelar Festival Seni dan Budaya dalam rangka Pekan Budaya Daerah yang di selenggarakan di halaman Mall Pelayanan Publik Jalan Lingkar Timur, nomor 888, Sidoarjo pada, Sabtu (22/10).

Hadir dalam acara tersebut, Istri Bupati Sidoarjo, Nyai Saadah Mudhlor Ali, ketua DPRD dan juga PLT Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo.

Ketua panitia, Kartini menjelaskan, jika festival tersebut merupakan gagasan dari para pecinta budaya dan kesenian. 

“Untuk acaranya sendiri ini di kemas dalam lomba seni tari tradisional, lomba merakit Layang layang dan juga lomba melukis,” jelas Kartini.

Untuk lomba merakit layang – layang, lanjut Kartini, kandidatnya berasal dari luar Pulau dan juga dari beberapa Kota di Indonesia.

“Lomba seni tari tradisional kategorinya dari pelajar SD dan SMP. Sedangkan untuk lomba melukis pesertanya di tujukan untuk umum kategori usia 13 sampai 30 tahun,” papar wanita yang juga menjabat sebagai Kepala di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo itu.

Menurut Kartini, selain lomba – lomba tersebut ada juga workshop layang – layang yg di ikuti oleh warga dari  berbagai kota se-Jawa Timur.

“Kegiatan festival seperti ini di selenggarakan yang pertama kali oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Sidoarjo.” jelasnya.

Kartini berharap, agar acara seperti itu bisa terselenggara setiap tahunnya.

Kegiatan seperti ini harus di adakan setiap tahun. Karena tidak mungkin hal-hal seperti ini di lakukan secara virtual, karna seni merakit layang-layang harus real kegiatannya. Selain itu, festival seni tari juga harus melibatkan masyarakat  disfabel, agar mereka juga ikut merasa memiliki kebudayaan ini,” Jelas Ny Mudhlor.

“Tujuannya adalah memantapkan rasa cinta kebudayaan sendiri dan juga menambah kreatifitas anak anak muda dan masyarakat pada umumnya. Acara ini juga telah di sediakan hadiah berupa uang tunai dengan nominal Rp 59.000.000 untuk ketiga lomba kategori juara 1 sampai harapan,” ujarnya.

Tak hanya itu, ada yang paling membuat pengunjung tercengang, yakni saat menyaksikan tarian yang di bawakan oleh siswa – siswi SLB Negeri Juwet Kenongo, kecamatan Porong, Sidoarjo.

Mereka menari dengan lihai seperti layaknya orang normal, Siswa-siswi itu adalah penderita bisu dan Tuli. [SKR/Yar]