Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Hampir Seribu Warga Kota Kediri Menjadi Penerima KKS Susulan

Hampir Seribu Warga Kota Kediri Menjadi Penerima KKS Susulan

2 min read

KEDIRI, Mediasuarapublik – Dinas Sosial Kota Kediri melakukan monitoring penyaluran penerima susulan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Tercatat sebanyak 943 warga Kota Kediri yang menjadi penerima KKS susulan.

Pembagian KKS dilaksanakan serentak di dua lokasi berbeda, yakni Aula Kecamatan Mojoroto dan Aula Dinas Sosial, Kamis (20/10/2022).

Untuk diketahui, KKS merupakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial yang sudah berjalan sejak tahun 2017 lalu.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Paulus Luhur Budi menjelaskan, penyaluran KKS diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

KKS yang diterima nantinya akan digunakan sebagai alat transaksi non tunai dalam mengambil bantuan sosial setiap bulan.

“Ini program BPNT bagi penerima baru. Kita hanya bagikan kartu saja dan kartu belum ter top up saldo. Selanjutnya kita akan tunggu informasi lanjut dari pusat,” jelasnya.

Setiap KPM akan menerima bantuan senilai Rp 200.000 yang masuk ke rekening masing-masing penerima. Selanjutnya, penerima bisa menukarkan bantuan dalam bentuk bahan pokok di E-Warung terdekat yang telah ditunjuk.

“Secara teknis untuk kemanfaatan bantuan akan disalurkan lewat Bank Mandiri. Ketika bantuan sudah ter top up ke rekening penerima, akan kita infokan melalui pendamping dan kelurahan. Setelahnya penerima bisa membelanjakannya melalui E-Warung terdekat dan harus dibelanjakan berupa sembako,” jelasnya.

Paulus menjelaskan adanya update data dari hasil verifikasi yang dilakukan Dinas Sosial setiap bulan. Masyarakat yang menerima KKS harus memanfaatkan bantuan sebagaimana mestinya.

“Bagi masyarakat yang memenuhi kriteria dan belum mendapatkan bantuan, akan kita usulkan ke pusat dan ini merupakan hasil verval yang kita lakukan,” tambahnya.

Yatno, salah satu penerima KKS warga Kelurahan Ngampel mengaku bersyukur mendapatkan bantuan yang akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

“Pekerjaan saya sehari-hari sebagai kuli dan penghasilan kadang tidak menentu, bantuan ini sangat membantu  dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari karena tadi disampaikan petugasnya bantuan yang didapat nanti berupa sembako,” jelasnya”. [Yud/Yar]