H Syaefudi Pimpin Rapat Paripurna Hari Jadi Indramayu
2 min read
INDRAMAYU, Mediasuarapublik – Ketua DPRD, H Syaefudin, S.H memimpin Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indramayu yang menjadi acara Puncak Peringatan Hari Jadi Indramayu ke-495.
Rapat Paripurna DPRD Indramayu dalam rangka Hari Jadi Indramayu tersebut dihadiri Bupati Indramayu, Nina Agustina, Wakil Bupati Indramayu, Ketua DPRD Indramayu beserta para Wakil Ketua dan anggota DPRD Indramayu, Sekda Indramayu, kepala perangkat daerah, mantan Bupati Indramayu, Anggota DPR RI dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya ketua DPRD Indramayu H Syaefudin mengatakan, ”hari ini adalah hari yang bersejarah bagi rakyat kabupaten Indramayu karena 495 tahun yang silam padukuhan Cimanuk ini didirikan, telah banyak halangan dan rintangan yang di lalui dalam proses peradaban masyarakat,” tegasnya dalam rilis yang diterima, Kamis (20/10).
“Terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas kerja keras dan didikasi yang ditunjukkan oleh bupati dan wakil bupati selama ini telah banyak prestasi dan penghargaan yang diterima baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pihak swasta atas usaha yang dilakukan dalam rangka mensejahterakan masyarakat dan peradaban kabupaten Indramayu, semoga kerja sama semua pihak akan terus terjaga demi visi dan misi Indramayu Bermartabat,” tambahnya.
Sementara itu Bupati Indramayu, Nina Agustina dalam sambutannya menyampaikan, Selamat Hari Jadi kabupaten Indramayu ke-495 kepada seluruh masyarakat Indramayu dimana pun berada.
“Semoga kabupaten Indramayu menjadi kabupaten yang semakin Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat (Bermartabat),” Ucapnya.
Ia menambahkan, jika pada peringatan Hari Jadi Indramayu ke-495 kali ini dilakukan dengan berbagai rangkaian kegiatan perayaan baik berupa seni budaya.
“Seperti pemecahan rekor Muri 6001 topeng, pameran pembangunan yang melibatkan instansi, pemerintah kecamatan, desa dan UMKM dan lainnya serta hiburan rakyat sebagai apresiasi terhadap pencapaian karsa, karya dan budaya yang telah diperjuangkan oleh para leluhur di Bumi Wiralodra,” pungkas Nina. [RAST/YAR]
