Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Ribuan Orang Terdampak Banjir Bandang di Malang

Ribuan Orang Terdampak Banjir Bandang di Malang

2 min read

MALANG, Mediasuarapublik – Tingginya intensitas hujan yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Malang sejak Sabtu 15 Oktober 2022 menyebabkan sedikitnya 4 kecamatan terendam banjir.

Seperti yang terjadi di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Tercatat ada 533 KK dengan jumlah 1.448 jiwa yang terdampak banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Muhammad Nur Fuad Fauzi mengakui hal tersebut. Banjir membuat Sungai Penguluran meluap, selain itu juga karena ombak di Laut Selatan sedang tinggi, sehingga air sungai meluap ke daratan.

“Secara rinci ada 713 jiwa perempuan dan 685 merupakan laki-laki, lalu lansia 155 orang, lalu bayi dan balita 51 orang, ibu hamil 4 orang,” jelasnya, Senin (17/10/2022).

Sekarang personel gabungan dari BPBD, relawan dan pihak terkait masih melakukan upaya evakuasi sekaligus pembersihan. Lalu, Pemerintah Kabupaten Malang langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak serta penyaluran air bersih.

Bupati Malang H M. Sanusi mengatakan pihaknya sudah menyediakan bantuan sembako bagi korban terdampak banjir dan air bersih untuk minum dan kebutuhan masak.

“Air bersih akan dipasok setiap hari sebab sumur di rumah-rumah warga masih kotor akibat terendam air banjir. Selain itu juga ada posko kesehatan darurat bagi warga terdampak,” tegasnya.

Air bersih, lanjut Sanusi, merupakan salah satu yang terpenting ditangani. Sebab sumur di rumah-rumah warga banyak yang kondisinya kotor karena terendam lumpur.

“Dinas Kesehatan juga harus cek kondisi kesehatan warga yang terdampak. Jika ada yang sakit langsung ditangani,” pesannya.

Soal penanganan dini dan kesiapsiagaan warga, Sanusi sudah cukup bagus dalam tanggap darurat. Itu karena banjir di wilayah tersebut kerap terjadi, bahkan setiap tahun.

“Warga punya mesin penyedot air sendiri-sendiri. Prinsipnya saat ini penanganan lanjutan adalah bersih-bersih,” terangnya.

Sebanyak 4 Kecamatan di Malang Terendam Banjir

Selain di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Ada tiga kecamatan lagi yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Pagak, Kecamatan Donomulyo, dan Kecamatan Dampit.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hampir sebagian besar wilayah Malang Raya sejak pukul 06.00 WIB, Senin (17/10/2022).

Kini, Petugas dari BPBD Kabupaten Malang masih melakukan evakuasi warga-warga yang mengungsi.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Nur Fuad Fauzi mengatakan, awalnya banjir menerjang Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Sabtu lalu meluas karena intensitas hujan sangat tinggi mulai Minggu (16/10/2022).

“Semoga tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir kali ini. Sekarang kita terus melakukan upaya bantuan kepada korban dan evakuasi warga terdampak banjir,” ucapnya.

Terpisah, BMKG Juanda mengeluarkan rilis resmi kewaspadaan cuaca ekstrem hingga sepekan kedepan. Kepala Stasiun BMKG Juanda Taufiq Hermawan mengatakan potensi cuaca ekstrem karena Jawa Timur memasuki masa peralihan/pancaroba dan awal musim hujan.

“Kondisi itu membuat dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan ke depan,” ujarnya.

Selain itu, aktifnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby, serta suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara +0.5 sampai dengan +2.5 °C, sehingga suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer.

“Kondisi tersebut mempengaruhi pembentukan awan awan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es,” tutupnya. [Ml/Red]