Terlibat Perkelahian, Pelajar di Jember Terkapar Dibacok Celurit
2 min read
JEMBER, Mediasuarapublik – Seorang pelajar SMK Negeri 7 Jember berinisial FE, warga Kabupaten Lumajang mengalami luka parah di bagian perut setelah terlibat perkelahian antar sekolah.
Diketahui luka parah di bagian perut korban akibat sabetan celurit saat terlibat perkelahian dengan pelajar SMA Negeri Kecamatan Tanggul, Jember. Aksi perkelahian itu tidak terjadi secara tiba-tiba, namun sudah ada kesepakatan sebelumnya.
Kasatreskrim Polres Jember AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama mengatakan, awalnya korban bersama teman-temannya nongkrong di sebuah kafe di Kecamatan Semboro, Selasa, 04 Oktober 2022 pukul 14.00 WIB.
Beberapa waktu kemudian, datang sekelompok pelajar dari SMA Negeri Kecamatan Tanggul. Saat berada di kafe, korban dengan tersangka beradu pandang, hingga menyebabkan saling salah paham.
“Setalah beradu pandang di depan kamar mandi, akhirnya mereka terlibat cekcok,” kata Dika, dikonfirmasi Rabu, 05 Oktober 2022.
Percekcokan mereka berlangsung lama, sehingga pemilik kafe turun tangan melerai mereka. Mereka diminta tenang dan tidak sampai berkelahi.
Korban dan tersangka bersama teman-teman yang lain, akhirnya mengatur kesepakatan. Mereka saling menantang berkelahi.
Berdasarkan kesepakatan awal, perkelahian mereka direncanakan di Alun-alun Kecamatan Tanggul. Namun, karena kondisi ramai, akhirnya mereka mencari tempat yang sepi.
Salah satu dari mereka merekomendasikan tempat agar perkelahian dilangsungkan di Desa Pondok Jeruk, Kecamatan Semboro. Namun, sebagian dari mereka menolak dengan alasan terlalu jauh.
Mereka kemudian sepakat berduel di sebuah jembatan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember. Saat itu, awalnya FE menantang pelajar berinisial HM.
Namun ternyata HM meminta bantuan temannya bernama UL dan AL. Meskipun dengan jumlah yang tak berimbang, FE nekat melanjutkan perkelahian.
Pada akhirnya FE harus menerima kekalahan. FE dikeroyok hingga akhirnya salah satu tersangka berinisial AL menyabetkan celurit ke perut korban.
Seketika itu korban langsung jatuh tersungkur berlumuran darah. Warga bersama teman-teman korban yang menyaksikan korban tergeletak langsung menolong korban.
“Korban oleh warga dan teman-temannya dibawa ke Puskesmas Sumberbaru, Jember,” tambah Dika.
Karena luka yang dialami korban cukup parah, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Haryoto, Lumajang. Hingga saat ini FE masih menjalani perawatan intensif di RS Haryoto.
Pasca kejadian itu, Satreskrim Polres Jember bersama Polsek Semboro melakukan serangkaian penyelidikan. Ada delapan orang yang sudah dimintai keterangan sebagai saksi. [My/YA]
