Aremania Jember Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan dan Minta Ketua PSSI Mochamad Iriawan Mundur
1 min read
JEMBER, Mediasuarapublik – Tragedi di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang beberapa hari lalu telah menewaskan ratusan orang.
Usai terjadinya Tragedi Kanjuruhan tersebut, sejumlah daerah di Indonesia menggelar doa bersama bagi korban yang meninggal dunia dalam peristiwa itu.
Aremania Cabang Jember juga menggelar doa bersama dan mendesak Ketua PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule untuk mundur dari jabatannya.
Koordinator Aremania Cabang Jember Rendy Oktoriansyah mengatakan, pasca kerusuhan Kanjuruhan, Aremania Jember menarik diri dan membekukan semua kegiatan, selain kegiatan pemulihan korban.
“Aremania Jember juga meminta seluruh pihak terkait untuk bersama-sama berbenah diri,” ujarnya di Alun-Alun Jember, Selasa, 4 Oktober 2022.
Selain itu, Rendy menegaskan agar Iwan Bule sebagai Ketua PSSI untuk mundur dari jabatannya.
Sebab, pihaknya menilai bahwa ada kepentingan terselebung yang menjadi rahasia umum.
Rendy juga melancarkan kritik keras kepada manajemen, salah satunya soal jaminan keamanan di laga yang syarat akan gengsi ini.
“Kami juga meminta kepada manajemen Arema untuk fokus memberikan jaminan keamanan bagi suporter yang datang ke stadion,” imbuhnya.
Diketahui, 1 Oktober 2022 lalu, laga Persebaya melawan Arema diwarnai kerusuhan. Berdasarkan catatan kepolisian, ada 125 nyawa melayang dan 323 orang terluka.
Sejauh ini, polisi sudah melakukan investigasi. Bahkan, Kepolisian sudah mencopot Kapolres Malang serta sembilan pejabat Danyon Brimob. [Red]
