Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Kado Hari Lalu Lintas ke-67, Polres Lamongan Launching ‘Pos Mobile’

Kado Hari Lalu Lintas ke-67, Polres Lamongan Launching ‘Pos Mobile’

2 min read

LAMONGAN, Mediasuarapublik – Polres Lamongan membuat trobosan baru, yakni ‘Pos Mobile’. Pos Mobile merupakan sebuah pos yang dapat bergerak dan dapat berfungsi sebagai pemantau langsung situasi setempat.

Pos Mobile sendiri berupa sebuah ruangan potongan bak kontainer yang dilengkapi perangkat elektronik dan closed circuit television (CCTV). Hasil pantauannya juga  bisa dilihat langsung  dari Mapolres. Ruangan juga dilengkapi air conditioner (AC).

Pada Senin (26/9/22) Kapolres lamongan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha secara langsung melaunching alat tersebut di Halaman Mapolres. Pada acara tersebut juga bertepatan pada Hari Lalu Lintas ke-67.

“Hari ini kita melaunching Pos Lantas yang merupakan wujud kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat. Selain sebagai langkah disiplin, hal ini juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam tugas,” ujar Kapolres.

Menurut AKBP Yakhob, pos mobile ini multifungsi. Tidak hanya untuk kepentingan Satlantas saat memantau arus lalu lintas, tetapi bisa juga dimanfaatkan untuk segala kepentingan, terkait dengan kegiatan masyarakat.

Dicontohkan, semisal ada kegiatan pengesahan anggota perguruan silat, aksi unjuk rasa, pertandingan sepak bola atau ada warga yang sedang mempunyai hajat hingga mendatangi hiburan musik, pos mobile ini bisa dihadirkan di lokasi tersebut.

Lewat perangkat yang ada, pos mobile ini bisa memantau semua aktivitas di lokasi. Selain itu, pos mobile juga dimanfaatkan sebagai pengganti anggota polisi yang bertugas di lokasi itu juga.

“Karena anggota tidak mungkin bertugas dengan berdiri berjam-jam atau sehari penuh. Dan, biasanya kalau sedang istirahat pantaunya terabaikan. Sehingga, dengan pos mobile ini situasi tetap terpantau,” katanya.

Pos mobile ini, lanjut Kapolres Yakhob, juga sebagai pendukung tugas kepolisian karena keterbatasan jumlah personil dan pantauan teknis di lapangan. “Pos mobile kita ini yang pertama ada. Kalau sebelumnya ada, tetapi tidak bergerak. Sedang pos mobile kita ini dibawa ke mana-mana saja bisa”, tandasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Aristianto Budi Sutrisno menambahkan, sebenarnya pembuatan pos-pos mobile ini terinspirasi dari kejadian Jembatan Ngaglik 1 yang ambrol beberapa bulan silam.

Saat itu, untuk  pengaturan arus lalu lintas, dia mendirikan  pos jaga berupa tenda. Karena faktor angin dan cuaca lainnya tenda tersebut rusak dan roboh. Sedang polisi tetap harus berjaga. Tak pelak, petugas kepanasan dan kehujanan dan pantauan kurang efektif.

“Akhirnya kami berinisiatif membuat pos mobile ini, yang kami mulai operasionalkan bersamaan dengan hari ulang tahun Satlantas ke 67 ini,” terangnya. [Hms/Yar]