Mediasuarapublik.com

Mengedepankan Profesional Dalam Berita Yang Seimbang Secara Aktual Dan Faktual

Home » Gegara Hindari Truk Pasir, Mobil Damkar di Kediri Seruduk Bangunan SD Hingga Terbalik

Gegara Hindari Truk Pasir, Mobil Damkar di Kediri Seruduk Bangunan SD Hingga Terbalik

2 min read

KEDIRI, mediasuarapublik.com – Peristiwa laka lantas mobil pemadam kebakaran (Damkar) menyeruduk pagar dan bangunan Sekolah Dasar (SD), terjadi di Jalan Brawijaya, Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Minggu (19/06/22) Sore. Akibat kerasnya benturan membuat mobil milik Pemkab Kediri tersebut terbalik.

Anggota Unit Laka, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Aiptu Eko Teguh mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat mobil pemadam kebakaran itu hendak memadamkan api di wilayah setempat.

Ada tiga iring-iringan mobil yang berjalan dari arah utara dengan kecepatan tinggi dengan sirine yang meraung-raung. Setibanya di depan SD Negeri 1 Pagu, Iring-iringan mobil tersebut hendak menghindari sebuah truk pasir dari arah berlawanan. Nahas, mobil ketiga bernopol AG 8147 GP itu oleng dan langsung menghantam pagar sekolah. 

“Saking kerasnya benturan  membuat pagar sekolah itu hancur. Posisi mobil berputar dan terbalik dengan bagian kemudi berada di utara.” Terang Aiptu Teguh.

Teguh menjelaskan, awalnya mobil damkar tersebut berjalan dari arah utara ke selatan, hendak mendatangi TKP kebakaran di Pagu.

“Ini mobil ketiga, dia menghindari truk pasir tak dikenal dari arah selatan akhirnya oleng ke kiri dan menabrak pintu sekolahan ini.” Jelasnya.

“Akibat peristiwa ini, sopir dan penumpang Mohammad Abdul Kosim (23) warga Kecamatan Mojo dan Ihya Ulumudin (25) warga Kecamatan Papar mengalami luka-luka.” Tambahnya. 

Sementara itu, Anto, warga sekitar mengatakan, kedua penumpang tersebut mengalami luka pada tangan serta terjadi pendarahan di kepalanya. Saat warga melakukan pertolongan, posisi keduanya terjepit karena memang mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Setelah berhasil dievakuasi, warga kemudian membawa keduanya ke Klinik Pratama Rawat Inap Aura Syifa 2 yang berada tak jauh dari lokasi.

“Yang sebelah kiri tadi posisi tidak sadar ada pendarahan di bagian kepala, soalnya posisi kepala di bawah pas kejepit itu,” kata Anto.

Anto menambahkan, setelah sempat dibawa ke klinik untuk pertolongan pertama, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Aura Syifa.

Dari pantauan, saat ini proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Sementara polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Sementara itu untuk kondisi bangunan sekolah, selain menghancurkan pagar, kecelakaan juga membuat salah satu ruang kelas mengalami kerusakan ringan.[Dw]